Direct dan Indirect Object: Pengertian dan Contohnya

Kamu sudah menganggap bahwa kamu sudah mahir bahasa inggris, jika benar apakah kamu mengetahui istilah Direct dan Indirect Object yang digunakan dalam bahasa inggris? Kamu bisa membuatkan contoh Direct dan Indirect Object? Jika kamu belum mengetahuinya, maka kamu wajib mengetahui penjelasan kami berikut ini.

Sederhananya, direct memiliki arti langsung, sehingga direct objek memiliki arti objel langsung. Sedangkan indirect artinya adalah tidak langsung, dan indirect objek memiliki arti objek tidak langsung. Tetapi secara makna lebih mendalam tidak hanya dari diterjemahkan saja ke dalam bahasa indonesia, tetapi butuh pemahaman yang lebih mendetail.

Karena itu, jika kamu belum mengetahui pengertian dan contoh Direct dan Indirect Object. Maka kamu wajib untuk membaca pembahasan kami di bawah ini untuk mengetahui penjelasan lengkap tentang Direct dan Indirect Object.

Direct Object

Direct object adalah obyek yang menerima aksi dari verb (kata kerja) dalam sebuah kalimat. Direct object umumnya diletakkan setelah verb dan diidentifikasi dengan menggunakan preposition ‘to’ atau ‘for’.

Pengertian lain, Direct object adalah sebuah kata benda (noun), kata ganti (pronoun), atau noun substitute di sebuah kalimat yang menerima aksi atau termasuk target dari kata kerja (verb). Kata kerja ini merupakan salah satu action verb dan termasuk juga sebagai transitive verb.

Jika tidak memiliki direct objek di sebuah kalimat, maka arti pada kalian yang memiliki transitive verb jadi tidak tepat atau tidak lengkap. Sederhanya, jika tidak ada direct objek, maka akan membuat kalimat yang tidak pas.

Umumnya direct objeck difungsikan untuk menjawab sebuah pertanyaan berhubungan dengan whom atau what yang dimana posisinya ditempatkans etelah action verb pada kalimat transitif. Atau pada kalimat yang memang membutuhkan adanya objek.

Contoh Pengguan Direct object

Untuk lebih jelasnya kamu bisa simak beberapa contoh penggunaan direct object berikut :

She writes a letter – artinya : Dia menulis surat

‘A letter’ adalah direct object, karena menerima aksi dari verb ‘writes’.

He gives his sister a present – artinya Dia memberi saudara perempuannya hadiah

‘A present’ adalah direct object, karena menerima aksi dari verb ‘gives’.

They build a house for their parents – artinya Mereka membangun rumah untuk orang tua mereka

‘A house’ adalah direct object, karena menerima aksi dari verb ‘build’.

Jika dilihat dari contoh di atas, maka kita bisa jabarkan dan buktkan apabila direct objek merupakan complement dari sebuah transitive verb dan merupakan kalimat pernyataan yang umumnya akan mengikuti verba.

Noun Substitute dalam Direct Object

Selain memiliki bentuk umum, terdapat juga bentuk noun subtitute yaitu sebuah kata, bentuk clause atau phrase yang memiliki peran dijadikan sebagai kata benda.Dimana diantaranya terdapat noun clause, infinitvie dan gerund.

Noun substitute merupakan kata ganti yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) dalam sebuah kalimat. Noun substitute umumnya digunakan untuk menghindari pengulangan kata atau untuk menyatakan hubungan antara kata benda yang digantikan menggunakan verb atau obyek lain dalam kalimat.

Noun substitute bisa digunakan dalam direct object, yaitu obyek yang menerima aksi dari verb pada sebuah kalimat. Noun substitute yang sering digunakan pada direct object yaitu pronoun seperti ‘it’, ‘him’, ‘her’, ‘them’, dan ‘us’.

Contoh Noun Substitute dalam Direct Object:

She writes a letter – artinya : Dia menulis surat

Direct object: a letter

She writes it – artinya Dia menulis itu

Direct object: it (noun substitute untuk ‘a letter’)

He gives his sister a present – artinya Dia memberi saudara perempuannya hadiah

Direct object: a present

He gives her it – artinya Dia memberinya hadiah

Direct object: it (noun substitute untuk ‘a present’)

They build a house for their parents – artinya Mereka membangun rumah untuk orang tua mereka

Direct object: a house

They build it for them – artinya Mereka membangunnya untuk mereka

Direct object: it (noun substitute untuk ‘a house’)

Biasanya dalam bentuk English sentence akan menempatkan direct object pada posisi tepat setelah verb. Tetapi ada kalanya indirect object harus ditempatkan diantara keduanya. Sehingga kamu harus melanjutkan pembahasan Direct dan Indirect Object berikut agar lebih detail.

Indirect Object (IO)

Indirect Object (IO) adalah noun, pronoun atau noun subtitute yang dapat menjelaskan untuk siapa/untuk apa sesuatu tersebut dikerjakan oleh action verb. Objek ini yang nantinya akan menjawab pertanyaan to/for what atau to/for whom.

Pengeritan lain, Indirect Object adalah objek pada sebuah kalimat yang menerima aksi dari verb (kata kerja). Indirect Object umumnya berada setelah verb dan sebelum Direct Object (DO) pada sebuah kalimat. Indirect Object umumnya menunjuk pada orang atau benda yang menerima sesuatu dari subjek kalimat.

Ketika sebuah verb bisa diikuti indirect object hanya saat memiliki dirct object. Kedua objek tersebut yang nantinya akan berupa binatang, benda, tempat, orang atau hal yang berbeda. Contoh Indirect Object adalah sebagai berikut :

Contoh Penggunaan Indirect Object

Berikut adalah beberapa contoh Indirect Object dalam sebuah kalimat:

I gave the book to my friend. (Dalam kalimat ini, “my friend” adalah Indirect Object, karena dia menerima buku dari saya, yang merupakan subjek kalimat.)

We will send the letter to you. (Dalam kalimat ini, “You” adalah Indirect Object, karena dia menerima surat dari kami, yang merupakan subjek kalimat.)

The teacher will give the assignment to his students. (Dalam kalimat ini, ” his students ” adalah Indirect Object, karena mereka menerima tugas dari guru itu, yang merupakan subjek kalimat.)

We will give the gift to our family. (Dalam kalimat ini, ” our family ” adalah Indirect Object, karena mereka menerima hadiah dari kami, yang merupakan subjek kalimat.)

My father will give me money to buy food. (Dalam kalimat ini, “me” adalah Indirect Object, karena saya menerima uang dari ayah saya, yang merupakan subjek kalimat.)

Posisi dari Indirect Object

Indirect objeck memiliki posisi yang dapat diletakan sebelum direct objek atau setelahnya dengan diberi tambahan preposition “for” atau “to”. Kobminasi keduanya ini akan membentuk prepositional phrase.

Setelah kamu mengetahui direct dan indirect objek secara detaildi atas, kamu bisa melihat beberapa contoh kalimat yang menggabungkan keduanya, seperti :

Contoh Kalimat Gabungan Indirect-Direct Object

Berikut adalah beberapa contoh kalimat gabungan Indirect-Direct Object dalam bahasa Indonesia:

I gave the gift to my friend. (Dalam kalimat ini, “my friend” adalah Indirect Object, karena dia menerima hadiah dari saya, yang merupakan subjek kalimat. “gift” adalah Direct Object, karena itu adalah benda yang diberikan kepada teman saya.)

We will send the letter to our brother. (Dalam kalimat ini, “our brother” adalah Indirect Object, karena dia menerima surat dari kami, yang merupakan subjek kalimat. “letter” adalah Direct Object, karena itu adalah benda yang dikirim kepada saudara kami.)

The teacher will give the assignment to his students. (Dalam kalimat ini, ” his students” adalah Indirect Object, karena mereka menerima tugas dari guru itu, yang merupakan subjek kalimat. ” the assignment” adalah Direct Object, karena itu adalah benda yang diberikan kepada siswa-siswinya.)

We will give the gift to our family. (Dalam kalimat ini, “our family” adalah Indirect Object, karena mereka menerima kado dari kami, yang merupakan subjek kalimat. “the gift” adalah Direct Object, karena itu adalah benda yang diberikan kepada keluarga kami.)

My father will give me money to buy food. (Dalam kalimat ini, “Me” adalah Indirect Object, karena saya menerima uang dari ayah saya, yang merupakan subjek kalimat. “Money” adalah Direct Object, karena itu adalah benda yang diberikan kepada saya.)

Kesimpulan

Jadi direct dan indirect object umumnya digunakan bersama-sama di sebuah pila kalimat sederhana yang dinamakan  SVOO. Hanya saja, ketika verb memiliki dia objek, sehingga objek pertama merupakan indirect object dan yang kedua menjadi direct object.

Tetapi apabila posisi direct object berada di depan, maka preposisinya terdapat di fot atau to yang harus ditambahkan setelah direct object.

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa Direct dan Indirect Object digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang diberikan atau dilakukan kepada orang atau benda dalam sebuah kalimat.

Direct object adalah objek yang langsung menerima aksi dari verb (kata kerja). Dalam bahasa Inggris, direct object biasanya ditempatkan setelah verb atau setelah verb + object. Contoh kalimat direct object :

I gave the book to my sister. (Saya memberikan buku itu kepada adik saya.)

“The book” adalah direct object, karena menerima aksi “gave” (memberikan).

She cooked dinner for us. (Dia memasak makan malam untuk kami.)

“Dinner” adalah direct object, karena menerima aksi “cooked” (memasak).

Indirect object adalah objek yang tidak langsung menerima aksi dari verb, tetapi menerima sesuatu yang diberikan atau dilakukan. Dalam bahasa Inggris, indirect object biasanya ditempatkan sebelum direct object. Contoh indirect object :

 

I gave my sister the book. (Saya memberikan buku itu kepada adik saya.)

“My sister” adalah indirect object, karena menerima sesuatu yang diberikan (“the book”).

She cooked us dinner. (Dia memasak makan malam untuk kami.)

“Us” adalah indirect object, karena menerima sesuatu yang dilakukan (“dinner”).

Perlu diingat bahwa tidak semua kalimat memiliki direct object atau indirect object. Beberapa kalimat hanya memiliki subject (subjek) dan verb saja. Contohnya:

She sings beautifully. (Dia bernyanyi dengan indah.)

Tidak ada direct object atau indirect object dalam kalimat ini.

Semoga membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain, yang berhubungan dengan direct dan indirect object atau pertanyaan lain tentang bahasa inggris. Kamu bisa mendapatkan penjelasan dan jawaban yang lebih jelas dan detail dengan mengikuti kursus bahasa inggris online bersama jagobahasa.com.

Jadi itulah penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang direct and indirect object. Sehingga dengan adanya penjelasan ini diharapkan kamu bisa menentukan atau menggunakan konsep direct object dan indirect object dengan lebih baik.

Related Posts

Cara memilih sepatu kerja yang nyaman dan tahan lama

Sepatu kerja merupakan salah satu elemen penting dalam pakaian kerja yang harus diperhatikan. Sepatu kerja yang nyaman dan tahan lama bisa meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat bekerja….

6 rekomendasi aplikasi finance terbaik untuk mengatur keuangan

  Melakukan manajemen pengeluaran dan pemasukan bisa membantu kita untuk bisa untuk memastikan manajemen finansial dengan lebih baik. Dengan menggunakan aplikasi finance terbaik, kamu bisa memiliki kebiasaan…

cara melihat akun facebook yang lupa password

  Lupa password adalah salah satu masalah umum yang sering dialami pengguna Facebook . Jadi bagaimana cara melihat akun facebook yang lupa password dengan cara tercepat, paling…

Cara Menghias Tumpeng yang Bagus dan Menarik untuk Pemula!

Anda ingin membuat tumpeng yang cantik namun kebingungan untuk memulainya? Seperti yang bisa diketahui, tumpeng memang menjadi hidangan ikonik untuk beberapa acara syukuran masyarakat Indonesia. Tumpeng sendiri…

Bagaimana Cara Kamu Menghargai Guru di Sekolah

Selain orang tua di rumah, kita juga wajib untuk menghargai dan berbuat baik kepada guru. Karena guru kita yang telah mendidik dan mengajarkan ilmu kepada kita. Guru…

Yuk Ketahui Perbedaan Niat Sholat Maghrib Sendiri dan Berjamaah

Menunaikan ibadah sholat 5 waktu merupakan suatu amalan yang wajib dikerjakan oleh seluruh umat islam. Jenis alat tersebut diantaranya yaitu Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib dan juga Isya’….